Kau bekerja dengan cara yang



Keywords: kau bekerja dengan cara yang
Description: 1. CARA KERJA-NYA AJAIB (1) Seringkali, kalau kita berdoa dan memohon pertolongan, kita berpikir dan berharap supaya Tuhan menolong kita menurut cara-cara kita. Kalau begitu caranya, berarti kita yang mengendalikan Tuhan. Kalau begitu caranya, berarti Yesus tak ubahnya satpam atau kurir yang disuruh-suruh seenak perut kita sendiri. “KAU BEKERJA DENGAN CARA YANG AJAIB” Di saatku…

Seringkali, kalau kita berdoa dan memohon pertolongan, kita berpikir dan berharap supaya Tuhan menolong kita menurut cara-cara kita. Kalau begitu caranya, berarti kita yang mengendalikan Tuhan. Kalau begitu caranya, berarti Yesus tak ubahnya satpam atau kurir yang disuruh-suruh seenak perut kita sendiri.

Lagu Jonathan Prawira ini mengajarkan prinsip-prinsip, pertama, iman tidak boleh situasional dan tidak menuntut fakta atau bukti lebih dulu: ”Di saatku tak melihat-Mu, kutetap percaya.” Kedua, kita harus percaya bahwa Tuhan itu tidak tinggal diam. Ketiga, Tuhan mendatangkan kebaikan dengan cara-cara-Nya sendiri yang ajaib.

Iman adalah tetap percaya meskipun kita tidak melihat (Ibr 11:1). Saat menghadapi masalah, kita harus percaya bahwa Tuhan ada dan Tuhan akan menolong, entah dengan cara yang bagaimana. Tentu saja manusiawi jika kita cenderung menebak-nebak bagaimana cara Tuhan menolong kita. Namun, penyerahan berarti memberi Tuhan kesempatan untuk berkreasi menurut pikiran dan metode-Nya sendiri.

Tuhan adalah Tuhan yang mempunyai pikiran sendiri yang sangat berbeda dengan pikiran kita. Rencana Tuhan itu berbeda jauh dengan rencana kita: ”Seperti tingginya langit dari bumi, demikianlah tingginya jalan-Ku dari jalanmu dan rancangan-Ku dari rancanganmu” (Yes 55:9). Paulus juga mengakui hebatnya pikiran Tuhan: ”O, alangkah dalamnya kekayaan, hikmat dan pengetahuan allah! Sungguh tak terselidiki keputusan-keputusan-Nya dan sungguh tak terselami jalan-jalan-Nya. (Rom 11:33).

Bangsa Israel tak punya iman manakala ancaman datang. Begitu jalan buntu, di depan laut dan di belakang tentara Mesir mengejar, mereka bersungut-sungut kepada Musa: ”Apakah karena tidak ada kuburan di Mesir, maka engkau membawa kami untuk mati di padang gurun ini?” (Kel 14:11). Pikiran mereka sangat fatalistik. Tapi Tuhan bekerja dengan cara super kreatif, yaitu membelah lautan. Kata Tuhan kepada Musa: ”Mengapakah engkau berseru-seru demikian kepada-Ku? Katakanlah kepada orang Israel, supaya mereka berangkat. Dan engkau, angkatlah tongkatmu dan ulurkanlah tanganmu ke atas laut dan belahlah airnya, sehingga orang Israel akan berjalan dari tengah-tengah laut di tempat kering” (Kel 14:15-16)

Mujizat air menjadi anggur di pesta Perkawinan Kana menunjukkan bagaimana Tuhan bekerja dengan cara yang ajaib. Waktu itu mereka kekurangan anggur. Melihat kondisi itu, ibu Yesus dengan kemrungsung melaporkan keadaan itu kepada Yesus dengan harapan supaya Yesus bertindak cepat. Yesus pun menjawab: ”Mau apakah engkau daripada-Ku ibu? Saat-Ku belum tiba” (Yoh 2:4). Rupanya Maria tanggap, tahu bahwa Yesus mempunyai cara-Nya sendiri. Karena itu, Maria berkata kepada para pelayan: ”Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!” (Yoh 2:5). Itulah iman yang baik, yaitu memberi kesempatan kepada Tuhan untuk memilih jalan-Nya sendiri dalam memberi pertolongan. Sikap iman seperti itu membuka peluang pada mujizat-mujizat.

Pertolongan Tuhan atas Petrus juga menunjukkan cara kerja Tuhan yang ajaib. Waktu itu Petrus dipenjara dan jemaat terus mendoakannya dengan tekun (Kis 12:5). Ternyata, Tuhan membebaskan Petrus dengan cara yang luar biasa, yaitu mengirimkan malaikat yang secara ajaib membawa Petrus bebas keluar dari bui (Kis 12:6-14).

Demikian juga ketika Paulus dan Silas berada di dalam penjara. Tengah malam mereka berdua berdoa dan memuji Tuhan. Apa yang terjadi? Tuhan menyatakan kuasanya sedemikian sehingga terjadi gempa bumi dahsyat (Kis 16:25-26). Menurut Peter Wagner, kejadian waktu itu bukanlah gempa biasa (unusual earthquake ). Pertolongan Tuhan kepada Paulus dan Silas merupakan tindakan sangat spesifik dari Tuhan (a very specific action of God ).

Manusia mengenal apa yang disebut dengan mujizat atau keajaiban. Namun, ternyata, baik Tuhan atau iblis sama-sama bisa mengadakan mujizat. Bahkan mujizat yang dibuat para ahli sihir sering lebih menarik dan entertaining. Lalu, apa dan bagaimana mujizat yang asli dari Tuhan itu?

Lagu Jonathan Prawira ini menegaskan bahwa, pertama, Tuhan kita adalah Tuhan mujizat: ”Tak terbatas kuasa-Mu Tuhan; Semua dapat Kau lakukan; Apa yang kelihatan mustahil bagiku; Itu sangat mungkin bami-Mu.” Kedua, Tuhan mau menolong kita dengan cara mujizat. Ketiga, oleh kuasa dari Roh Kudus maka kita dapat mendapatkan dan bahkan melakukan mujizat-mujizat.

Pada waktu Musa mengadakan mujizat-mujizat di hadapan Firaun, para ahli sihir pun mendemonstrasikan mujizat-mujizat yang lain seperti dicatat dalam Kitab Suci: ”Kemudian Firaun pun memanggil orang-orang berilmu dan ahli-ahli sihir; dan mereka pun, ahli-ahli Mesir itu, membuat yang demikian juga dengan ilmu mantera mereka” (Kel 7:11). Iblis selalu menandingi dan suka meniru (simius dei ). Dengan demikian diperlukan pemahaman mendalam mengenai Tuhan dan mujizat-mujizat-Nya.

Pertama, mujizat Tuhan adalah kejadian atau peristiwa yang ajaib atau ganjil, yang tidak wajar atau tidak mengikutti hukum alam pada umumnya. Itulah yang didefinisikan oleh Musa: ”Siapakah yang seperti Engkau, di antara para allah, ya Tuhan; siapakah seperti Engkau, mulia karena kekudusan-Mu, menakutkan karena perbuatan-Mu yang masyur. Engkau pembuat keajaiban” (Kel 15:11). Mujizat juga berasal dari kata Aram temah yang berarti ganjil: ”Betapa besarnya tanda-tanda-Nya dan betapa hebatnya mujizat-mujizat-Nya” (Dan 4:3a).

Kedua, mujizat yang dilakukan Tuhan adalah mujizat yang mempunyai kuasa atau kekuatan supranatural. Untuk mujizat yang dilakukan Yesus dipakai kata Yunani dunamis misalnya dalam Injil ditulis: ”Lalu Yesus mulai mengecam kota-kota yang tidak bertobat, sekalipun di situ Ia paling banyak melakukan mujizat-mujizat” (Mat 11:20).

Ketiga, Tuhan melalukan setiap mujizat bukan tanpa makna. Setiap mujizat dari Tuhan itu pernuh arti. Inilah yang membedakan dengan mujizat dari iblis. Mujizat air menjadi anggur di Kana bukan sekedar merupakan sebuah demonstrasi atau sebuah pertunjukan sulap, tetapi mengandung makna khusus untuk menyatakan kemuliaan Tuhan: ”Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya” (Yoh 2:11).

Keempat, Tuhan memberikan mujizat-mujizat dalam rangka pemberitaan Injil keselamatan. Injil mencatat demikian: ”Mereka pun pergilah memberitakan Injil  ke segala penjuru, dan Tuhan turut bekerja dan meneguhkan firman itu dengan tanda-tanda yang menyertainya” (Mrk 16:20).

Keempat, untuk tujuan penginjilan dan pelayanan, Tuhan memberikan otoritas berupa karunia Roh kepada orang-orang percaya untuk mengadakan mujizat-mujizat (1 Kor 12:10). Menurut Peter Wagner, karunia mujizat adalah kemampuan illahi yang diberikan Tuhan kepada beberapa anggota Tubuh Kristus untuk melakukan pelayanan mujizat bagi kepentingan Tubuh Kristus dan kemuliaan Kristus (Kepala Gereja). Jadi, karunia ini diberikan untuk kepentingan pelayanan, sama seperti karunia-karunia lainnya, bukan untuk kesombongan atau tujuan-tujuan lain.

Kelima, dalam mengerjakan mujizat Tuhan mengharapkan (tetapi tidak tergantung pada) iman orang percaya. Iman yang diperkatakan akan menciptakan mujizat seperti prosedur yang diformulasikan oleh Yesus: ”Sesungguhnya barangsiapa berkata kepada gunung ini: Beranjaklah dan tercampaklah ke dalam laut! Asal tidak bimbang hatinya, tetapi percaya, bahwa apa yang dikatakannya itu akan terjadi, maka hal itu akan terjadi baginya” (Mrk 11:23).






Photogallery Kau bekerja dengan cara yang:


Love Is Tears Episode 2 (The Second Meet And My Ex-Boyfriend ...


The Other Khairul | Blogged.my


Tips dan Panduan Temuduga@Interview: SOALAN LAZIM TEMUDUGA


lagu-rohani-2-638.jpg?cb= ...


Beradadisini |  Hanny Kusumawati, 2008-2015 | Page 3


EXCELLENCY


Thesis Sabricha Strategies in translating Idiomatic expression of phr


doa-pagi-dan-petang.jpg


Feature Article | CHRISTIAN ONLINE DAILY BREAD


June 2014 | KARIPAPSAYUR


Dunia Franz Kafka


keluarga.jpg


13.jpg


October | 2014 | This is How I See the World | Page 2


December | 2013 | Dan At The Movies


????? ?? ??? ????? ???? ???? ??? ????? ???? : Memikat Hati Suami ...


Renungan Triwidodo ...


Mampir yuk, kerumahku


Cirebon Radio | etnikom network: MUSIK FILM


BSE


Ferry alhabib portfolio